Capacity Building

Capacity Building

Sebelum dikenal sebagai lembaga pelatihan kerja, PT. NICE Indonesia telah lebih dulu membangun reputasi sebagai pionir dalam program capacity building sejak tahun 2018. Sebagai perusahaan sosial di bawah naungan Yayasan Wafaa Indonesia, PT. NICE Indonesia aktif mendampingi berbagai elemen masyarakat melalui pelatihan-pelatihan transformatif di bidang pendidikan, sosial, dan pengembangan karakter.

Fokus pada Pendidikan dan Sosial

Dalam lima tahun pertama (2018–2022), NICE telah menggelar berbagai pelatihan yang berdampak langsung bagi ribuan guru, siswa, dan institusi pendidikan di lebih dari 10 provinsi. Beberapa program unggulan dalam unit ini meliputi:
  • Pelatihan Guru Transformatif Menggunakan FIRST Framework dan pendekatan Active Deep Learner Experience (ADLX). Telah melatih 500+ guru dari sekolah seperti SIT Permata Ummat Trenggalek dan Al Azhar Syifa Budi. Mendorong transisi dari teacher-centric ke learner-centric.
  • Leader of Learning Community (LLC) Untuk kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan. Fokus pada kepemimpinan berbasis kompetensi abad ke-21. Diikuti puluhan kepala sekolah, termasuk dari SMAIT At Taufiq Bogor.
  • Mindful Parenting Membantu ratusan orang tua mengembangkan pola asuh positif berbasis kesadaran. Contoh peserta: SMPIT Nurul Fikri Depok.
  • Smart Life Plan & Talents Mapping Menjangkau 1.300+ pelajar SMP/SMA, seperti dari Sekolah Insan Mandiri Parung. Membantu siswa mengenali bakat, minat, dan merancang rencana hidup yang jelas.

Komitmen Berkelanjutan

Walaupun kini PT. NICE Indonesia berfokus pada LPK sebagai unit utama, semangat awal sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat tidak pernah pudar. Unit Capacity Building tetap dijalankan untuk menjawab kebutuhan pelatihan di sektor pendidikan dan sosial—baik melalui program reguler, kerja sama dengan NGO, maupun proyek CSR dan kolaborasi pemerintah. Bagi kami, mempersiapkan SDM Indonesia untuk dunia kerja global harus dimulai dari pondasi yang kuat: karakter, nilai, dan kapasitas diri. Karena itu, capacity building tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan NICE Indonesia ke depan.